03 Januari 2009

HIKMAH DAN KEBAIKAN

Kita akan senang bila melihat guru yang bijaksana. Kita pun akan senang bila berjumpa dengan seorang pemimpin atau ayah yang bijaksana. Seseorang bisa bijak apabila Allah membukakan hikmah kepada dirinya.

Dengan hikmah pula Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan kepada hambaNya, sebagaimana disabdakan dalam Alquran: "Allah menganugerahkan al hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran." (QS. Al Baqarah[2]: 269).

Lalu bagaimana ciri orang yang diberi hikmah oleh Allah? Orang tersebut mampu melakukan yang terbaik di antara yang terbaik, baik berupa sikap, tutur kata, maupun perbuatan. Seseorang yang diberi hikmah akan mampu menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Kata-katanya selalu berstandar qaulan sadiida, sedikit tapi menghujam dan memiliki daya ubah. Seseorang yang diberi hikmah tidak bangga dan tamak dengan pujian orang.

Ia hanya mengharap pujian dan keridhaan Allah saja. Seseorang yang diberi hikmah mampu melihat kebaikan dari setiap kejadian yang dilihat dan didengarnya sehingga susah, senang, miskin, kaya, sehat atau sakit, pasti akan membawa kebaikan bagi yang bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar